Determinants of Low Birth Weight Incidence at Padangsidimpuan City Hospital in 2025

Main Article Content

Seri Hafni
Meilani Harahap
Darma Afni Hasibuan
Rahmi Wahida Siregar
Yolanda Putri
Layla Fadhilah Rangkuti

Abstract

The infant mortality rate in Indonesia based on the 2012 Indonesian Demographic and Health Survey (SDKI) was 32 per 1,000 live births and the Neonatal Mortality Rate (AKN) in 2012 was 19 per 1,000 live births.This research is a quantitative analytical study with a case-control design using secondary data from medical record. The population size in this study was 104 mothers who gave birth with low birth weight (LBW).Padangsidimpuan City Hospital in 2025 period from January to September 2025. Researchers can draw the following conclusions 51% of mothers who gave birth to LBW were at risk, 79.8% had low education, 78.8% had high risk parity, 41.3% were working mothers and 65.4% experienced complications during pregnancy. Factors related to the incidence of LBW are maternal age (p value 0.000), education (p value 0.002), parity (p value 0.002) and pregnancy complications (p value 0.000). The dominant variable is maternal age with an OR value of 5.042 (95% CI 2.782-9.132) which means that mothers who are at risk (<20 and >35 years) have a 5.04 times higher chance of giving birth to LBW babies compared to mothers who are not at risk (20-35 years)

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hafni, S., Harahap, M., Hasibuan, D. A., Siregar, R. W., Putri, Y., & Rangkuti, L. F. (2025). Determinants of Low Birth Weight Incidence at Padangsidimpuan City Hospital in 2025. International Journal of Public Health Excellence (IJPHE), 5(1), 200–205. https://doi.org/10.55299/ijphe.v5i1.1687
Section
Articles

References

M. dan Nurhayati, “Asuhan Kegawatdaruratan dan Penyulit pada Neonatus. Jakarta,” 2009.

Arikunto., “Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta,” 2010.

S. Hastono, Priyo dan Luknis, “Analisis Data Pada Bidang Kesehatan. Jakarta: Rajawali Press,” 2017.

A. Hidayat, Aziz Alimul, “Asuhan Neonatus, Bayi dan Balita Buku Praktikum Mahasiswa Kebidanan. Jakarta: EGC,” 2008.

N. M. dan I. Ahmad, “Faktor Resiko Kejadian BBLR Di Rumah Sakit Umum Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016. Tesis: Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara,” 2016.

M. Nisma, “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian BBLR Di Ruang Perinatologi Ruang RSIA Annisa Jambi Tahun 2016. Scientia Journal Vol. 7 No. 01 Mei 2025,” 2025.

C. Sistriani, “Faktor Maternal dan Kualitas Pelayanan Antenatal yang Beresiko terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Studi pada Ibu yang Periksa Hamil Ke Tenaga Kesehatan dan Melahirkan di RSUD Banyumas. Tesis FKM. Universitas Diponegoro,” 2015.

Kundre and Yulia, “Hubungan pemeriksaan antenatal care (ANC) dengan kejadian BBLR di wilayah kerja RSUD Tobelo Tahun 2016. Tesis: Universitas Sam Ratulangi Manado,” 2016.

Kristiana., “Umur, Pendidikan, Pekerjaan dan Pengetahuan dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Skripsi: Universitas Sari Mulia Banjarmasin,” 2017.

T. Djaali, A.N., & Eryando, “Bayi berat lahir rendah di rumah sakit umum daerah Pasar Rebo dan faktor-faktor yang berhubungan. Jakarta. Akademi Kebidanan Suluh Bangsa,” 2015.

I. B. G. Manuaba, I. A. C., Manuaba, I. B. G. F., Manuaba, “Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan KB untuk Pendidikan Bidan Edisi 2. Jakarta: EGC,” 2012.

Rini., “Faktor-Faktor Resiko Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Wilayah Kerja Unit pelayanan Terpadu Kesmas Gianyar II,” 2012.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)